Suwat Waterfall. Di tengah hiruk-pikuk wisata Bali yang semakin ramai, masih ada tempat-tempat yang menyimpan ketenangan dan keaslian alamnya. Salah satunya adalah Suwat Waterfall—air terjun yang tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan Desa Suwat, Gianyar. Tempat ini seolah menjadi oase bagi jiwa-jiwa yang ingin melarikan diri dari padatnya rutinitas, menyuguhkan panorama alami yang menyejukkan mata dan menenangkan hati.
Deskripsi: Pesona Alami yang Masih Murni
Air Terjun Suwat bukanlah tempat yang ramai seperti Tegenungan atau Kanto Lampo. Justru di situlah letak pesonanya. Begitu tiba di pintu masuk, suasana sunyi dan sejuk langsung menyambutmu. Suara gemericik air berpadu dengan kicauan burung menjadi musik alami yang menenangkan pikiran.
Perjalanan menuju lokasi air terjun dimulai dengan menyusuri jalan setapak sekitar 10–15 menit dari area parkir. Jalannya sudah cukup tertata dengan tangga batu dan pagar bambu di beberapa titik, membuatnya aman bahkan untuk pengunjung pemula. Sepanjang jalan, kamu akan melewati hutan kecil, sungai jernih, dan bebatuan alami—pengingat bahwa Bali bukan hanya soal pantai dan pesta, tapi juga kedamaian alam yang sesungguhnya.
Begitu tiba di lokasi, pemandangan yang muncul sungguh menakjubkan. Air terjun setinggi sekitar 15 meter ini mengalir deras dari tebing batu, membentuk kolam alami berwarna biru kehijauan di bawahnya. Kolam ini cukup luas dan aman untuk berenang, dengan kedalaman bervariasi dari dangkal di tepi hingga lebih dalam di bagian tengah.
Udara di sekitarnya lembap dan segar, cahaya matahari yang menembus celah pepohonan menciptakan bayangan dramatis di atas air—pemandangan yang terasa seperti lukisan hidup.
Lokasi Air Terjun Suwat
Air Terjun Suwat terletak di Desa Suwat, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.
Jaraknya sekitar 15–20 menit dari pusat Ubud, dan sekitar 1 jam perjalanan dari Denpasar. Lokasinya masih cukup tersembunyi, sehingga suasananya lebih tenang dibanding air terjun lain di sekitar Gianyar.
Alamat lengkapnya:
Jl. Suwat, Desa Suwat, Gianyar, Bali 80515
Daya Tarik Air Terjun Suwat
1. Keasrian Alam yang Terjaga
Tidak banyak bangunan atau fasilitas modern di sekitar air terjun ini. Pemerintah desa dan warga setempat menjaga agar lingkungan tetap alami. Rasanya seperti kembali ke masa ketika alam masih murni dan belum banyak tersentuh manusia.
2. Kolam Alami untuk Berenang
Kolam di bawah air terjun sangat jernih dan menyegarkan. Banyak wisatawan memilih untuk berenang sambil menikmati cipratan air dari tebing. Kamu bahkan bisa membawa pelampung bambu yang disediakan warga lokal—rasanya seperti bermain di surga kecil.
Spot Foto yang Instagramable
Suwat Waterfall dikelilingi tebing tinggi dengan tumbuhan hijau yang rimbun. Cahaya alami yang menembus dari atas memberikan efek lembut pada foto, membuatnya terlihat dramatis dan eksotis.
3. Suasana Tenang & Meditatif
Karena belum banyak dikunjungi wisatawan, tempat ini sangat cocok untuk refleksi diri, meditasi, atau sekadar menikmati suara alam. Tidak ada hiruk-pikuk, hanya kedamaian yang menenangkan.
4. Dekorasi Alam Unik & Patung Batu
Di sekitar area air terjun, kamu bisa menemukan beberapa ornamen tradisional seperti patung batu khas Bali yang menambah nuansa spiritual dan artistik pada tempat ini.
Jam Buka
Air Terjun Suwat buka setiap hari, mulai dari:
Pukul 08.00 – 18.00 WITA
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari antara pukul 08.00–10.00, ketika udara masih segar dan sinar matahari lembut menembus pepohonan. Pada siang hingga sore hari, cahaya yang masuk juga indah untuk fotografi.
Harga Tiket Masuk

Harga tiketnya sangat terjangkau:
- Dewasa: Rp20.000/orang
- Anak-anak: Rp10.000/orang
- Parkir motor: Rp2.000
- Parkir mobil: Rp5.000
Dengan harga segitu, kamu sudah bisa menikmati suasana air terjun alami dan fasilitas sederhana seperti toilet, gazebo, serta tempat bilas.
Cara Menuju Suwat Waterfall
- Dari Ubud:
Jarak sekitar 15–20 menit berkendara ke arah timur laut menuju Gianyar. Gunakan Google Maps dengan kata kunci “Suwat Waterfall”. Jalannya cukup mudah dilalui dengan motor atau mobil kecil. - Dari Denpasar atau Kuta:
Waktu tempuh sekitar 1–1,5 jam. Rute terbaik melalui Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, kemudian belok ke arah Gianyar dan lanjut menuju Desa Suwat. - Transportasi:
Kamu bisa menyewa motor (Rp70–100 ribu/hari) atau mobil (Rp400–600 ribu/hari) dengan sopir lokal. Beberapa paket wisata Ubud juga sudah memasukkan Suwat Waterfall sebagai destinasi tambahan.
Wisata Terdekat dari Suwat Waterfall
Jika punya waktu lebih, sempatkan mampir ke tempat wisata menarik lain di sekitar Suwat:
- Goa Gajah – Situs arkeologi dengan gua berornamen wajah raksasa (15 menit).
- Tegenungan Waterfall – Air terjun populer dengan akses mudah (20 menit).
- Tirta Empul – Pura air suci tempat melukat (25 menit).
- Ubud Monkey Forest – Habitat alami monyet ekor panjang (30 menit).
- Tegalalang Rice Terrace – Lanskap sawah bertingkat nan ikonik (35 menit).
- Pura Gunung Kawi – Kompleks pura kuno di tebing batu (30 menit).
Aktivitas Seru di Sekitar Suwat Waterfall
- Berenang dan Bermain Air
Air kolamnya bersih dan menyegarkan—sempurna untuk berenang santai atau sekadar berendam di bawah pancuran air. - Hunting Foto Instagramable
Tebing hijau, air yang jatuh deras, dan cahaya alami menciptakan latar foto yang magis. Banyak pengunjung membawa kamera profesional untuk memotret keindahannya. - Piknik di Alam Terbuka
Di area sekitar air terjun tersedia gazebo bambu dan area datar yang cocok untuk piknik kecil. - Meditasi & Yoga
Suasana tenang dan suara air alami membuat tempat ini ideal untuk sesi yoga pribadi atau meditasi. - Eksplorasi Desa Suwat
Setelah puas bermain air, kamu bisa berjalan-jalan di desa sekitar. Warga Suwat terkenal ramah, dan kamu bisa melihat kehidupan pedesaan Bali yang autentik.
Kesimpulan: Oase Damai di Tengah Pulau Dewata
Suwat Waterfall bukan sekadar air terjun — ia adalah tempat untuk menyentuh sisi lain Bali. Di sini, kamu tak hanya melihat keindahan alam, tapi juga merasakan ketenangan yang jarang ditemukan di tempat wisata mainstream. Suara air yang jatuh lembut, udara segar yang menyapa kulit, serta keramahan penduduk lokal menjadikan pengalaman di Suwat terasa sangat hangat dan pribadi.
Jika kamu mencari tempat di Bali yang masih alami, tenang, dan penuh keindahan, maka Suwat Waterfall adalah jawabannya. Datanglah pagi hari, biarkan kaki menyentuh airnya yang jernih, dan rasakan bagaimana setiap tetes air membawa kedamaian yang tulus.



















