Bali Pulina Ubud: Di Heningnya Alam dan Secangkir Kopi Luwak

Bali Pulina Ubud

Bali Pulina Ubud. Di balik sejuknya udara pegunungan Ubud, tersimpan sebuah tempat yang membuat siapa pun jatuh cinta pada aroma, rasa, dan suasana pedesaan Bali. Tempat itu bernama Bali Pulina Kopi Luwak Plantation — surga kecil bagi para pencinta kopi dan alam. Di sini, kamu tidak hanya menikmati secangkir kopi, tapi juga menelusuri kisah panjang di balik butiran kecil yang menjadi kebanggaan Indonesia: kopi luwak.

Deskripsi Singkat Bali Pulina Ubud

Begitu melangkah ke area kebun, kamu akan langsung disambut oleh hamparan hijau pepohonan kopi, cokelat, vanila, dan rempah-rempah tropis lainnya. Udara terasa segar, dan setiap hembusan angin membawa aroma tanah yang khas — aroma yang mengundang rasa tenang dan penasaran.

Bali Pulina bukan sekadar tempat minum kopi. Ini adalah agrowisata edukatif yang mengajak pengunjung memahami bagaimana kopi terbaik di dunia dihasilkan, mulai dari biji yang masih mentah hingga menjadi minuman hangat yang menenangkan jiwa.

Tempat ini dirancang alami: bangunan-bangunan terbuat dari bambu dan kayu, jalan setapaknya berliku mengikuti kontur tanah, dan di kejauhan, kamu bisa melihat lembah hijau nan tenang.

Lokasi Bali Pulina Ubud

Kopi Luwak Plantation atau Bali Pulina Agro Tourism berada di Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, sekitar 30 menit perjalanan dari pusat Ubud. Lokasinya strategis karena berdekatan dengan Tegallalang Rice Terrace, salah satu ikon wisata Bali.

Lokasi : Google Maps

Dari Ubud, kamu bisa menempuh perjalanan ke arah utara melalui Jalan Raya Tegallalang. Jalanan berkelok, tapi di sepanjang perjalanan kamu akan disuguhi pemandangan sawah bertingkat yang memanjakan mata.

Daya Tarik Utama

  1. Melihat Proses Pembuatan Kopi Luwak Asli

Pemandu lokal akan menjelaskan setiap tahap proses pembuatan kopi luwak dengan ramah dan interaktif. Kamu akan melihat biji kopi dipetik, dikeringkan, disangrai, hingga digiling dengan cara tradisional.

Yang paling menarik tentu saat mengenal si luwak, hewan nokturnal yang menjadi “produsen” kopi termahal di dunia. Meskipun ada kontroversi tentang penangkaran luwak, Bali Pulina dikenal karena mengedepankan pendekatan edukatif dan memperlihatkan prosesnya dengan transparan.

  1. Menikmati Cita Rasa Asli Nusantara

Setelah tur, kamu akan diajak duduk di area coffee tasting yang menghadap ke lembah hijau yang menakjubkan. Di sinilah pengalaman indra benar-benar dimulai.

Kamu akan disuguhi sekitar 8–12 jenis kopi dan teh lokal, seperti kopi vanila, kopi ginseng, teh jahe, teh pandan, hingga kopi Bali murni.

Bagi yang penasaran, kamu juga bisa mencoba Kopi Luwak asli dengan membayar tambahan sekitar Rp 50.000 – Rp 60.000 per cangkir. Rasanya? Lembut, tidak terlalu pahit, dan meninggalkan sensasi aroma tanah yang dalam — benar-benar berbeda dari kopi biasa.

  1. Suasana Alami & Instagramable

Setiap sudut Bali Pulina terasa seperti lukisan hidup. Dari gazebo bambu, jembatan kecil, hingga ayunan di tepi lembah — semuanya memanjakan mata dan kamera. Tidak heran tempat ini sering muncul di feed Instagram para traveler.

Jam Buka dan Tiket Masuk

  • Jam buka: setiap hari pukul 08.00 – 19.00 WITA
  • Tiket masuk: gratis (tidak ada biaya untuk masuk kawasan)
  • Paket tur & tasting: mulai dari Rp 65.000 per orang, termasuk pemandu dan sampel minuman
  • Kopi Luwak khusus: tambahan sekitar Rp 50.000 – Rp 60.000 per cangkir

Harga bisa berubah tergantung musim wisata, jadi sebaiknya konfirmasi terlebih dahulu atau datang lebih pagi agar bisa menikmati suasana yang tenang.

Baca Juga : Jalan Goutama Ubud: Surga Kuliner dan Pesona Jalanan Bali

Cara Menuju ke Bali Pulina

Daya Tarik Bali Pulina Ubud
  • Dari Ubud:
    Ambil arah utara menuju Tegallalang melalui Jalan Raya Ubud. Perjalanan sekitar 10–12 km atau 25–30 menit berkendara.
  • Dengan Sewa Motor:
    Bagi wisatawan petualang, menyewa motor di Ubud adalah pilihan seru. Kamu bisa berhenti di spot-spot indah sepanjang jalan.
  • Tur Privat atau Mobil Sewa:
    Banyak penyedia tur di Ubud yang menawarkan paket wisata ke Bali Pulina, biasanya digabungkan dengan kunjungan ke sawah Tegallalang dan Pura Tirta Empul.

Wisata Terdekat yang Wajib Dikunjungi

  • Tegallalang Rice Terrace
    Hanya beberapa menit dari Bali Pulina, kamu bisa melihat pemandangan sawah bertingkat yang menjadi ikon Bali.
  • Pura Tirta Empul
    Pura suci tempat melukat (penyucian diri) dengan air suci alami. Lokasinya sekitar 15 menit dari perkebunan.
  • Desa Penglipuran
    Salah satu desa terbersih di dunia, berjarak sekitar 40 menit. Cocok bagi yang ingin melihat budaya Bali yang masih terjaga.
  • Goa Gajah (Elephant Cave)
    Situs bersejarah dan spiritual dengan ukiran batu kuno, sekitar 30 menit dari area Bali Pulina.

Aktivitas Menarik di Sekitar Bali Pulina

  • Coffee Tasting & Workshop
    Ikuti sesi mencicipi dan belajar cara menyeduh kopi tradisional Bali.
  • Jungle Swing & Foto Alam
    Banyak spot ayunan dan gardu pandang dengan pemandangan lembah — sempurna untuk foto Instagram.
  • Belajar Membuat Kopi Secara Tradisional
    Beberapa paket wisata menawarkan pengalaman memanggang dan menggiling kopi sendiri.
  • Bersantai di Gazebo dengan Pemandangan Alam
    Duduk santai sambil menyeruput teh jahe hangat sembari menikmati udara segar Ubud adalah pengalaman yang tak ternilai.\

Baca Juga : Tulamben Bali: Surga Diving dengan Kapal Karam USS Liberty

Kesimpulan Bali Pulina Ubud

Bali Pulina Ubud Kopi Luwak Plantation bukan sekadar tempat untuk menyeruput kopi mahal. Ini adalah tempat untuk kembali terhubung dengan alam, budaya, dan ketenangan diri.

Setiap langkah di antara pohon-pohon kopi membawa kisah — tentang petani yang setia menjaga tradisi, tentang aroma yang menenangkan, dan tentang perjalanan biji kopi dari tanah Bali menuju cangkirmu.

Jadi, jika kamu berkunjung ke Ubud, sempatkanlah untuk mampir ke sini. Duduklah di balkon bambu menghadap lembah, hirup aroma kopi hangat, dan biarkan waktu berjalan perlahan. Di Bali Pulina, kamu akan menemukan bahwa secangkir kopi bukan hanya soal rasa — tapi tentang pengalaman, ketenangan, dan keindahan hidup itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *