Tirta Empul Temple Bali sebagai Warisan Spiritual di Tengah Alam Bali adalah salah satu pura Hindu yang paling suci dan paling banyak dikunjungi di Bali. Terkenal karena kolam pemandian sucinya, pura ini menjadi pusat kegiatan spiritual berupa melukat, yaitu ritual penyucian diri secara lahir dan batin menggunakan air suci.
Dikelilingi oleh keindahan alam pegunungan dan sawah yang subur, Tirta Empul menyatukan kekuatan alam, sejarah, dan spiritualitas Bali dalam satu tempat yang memikat.
Lokasi Tirta Empul Temple
Tirta Empul Temple, atau dalam bahasa lokal disebut Pura Tirta Empul, terletak di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Jaraknya sekitar 36 km dari Denpasar atau sekitar 30–40 menit berkendara dari pusat Ubud. Lokasinya yang berada di kawasan pegunungan memberikan suasana sejuk dan tenang, sangat cocok untuk kegiatan spiritual maupun wisata budaya.
Tepat di samping kompleks pura, berdiri megah Istana Kepresidenan Tampaksiring—satu-satunya istana yang dibangun oleh Presiden Soekarno—menambah nilai sejarah kawasan ini.
Google Maps Koordinat: Tirta Empul Temple
Sejarah dan Mitos Pura Tirta Empul
Pura Tirta Empul dibangun pada tahun 962 Masehi oleh Raja Sri Chandrabhaya Singha Warmadewa dari Dinasti Warmadewa. Nama “Tirta Empul” berarti “mata air suci yang memancar dari tanah”, merujuk pada mata air alami yang terus mengalir hingga hari ini.
Legenda Dewa Indra dan Raja Mayadanawa
Menurut mitologi Hindu Bali, dahulu ada seorang raja jahat bernama Mayadanawa yang menolak ajaran Hindu dan menebar kejahatan. Ia meracuni sumber air yang menyebabkan pasukan Dewa Indra jatuh sakit. Untuk menyelamatkan para dewa, Dewa Indra kemudian menusuk tanah dengan tongkat sucinya, dan dari sana memancar air murni yang menyembuhkan—yang kini dikenal sebagai Tirta Empul.
Air ini dianggap memiliki kekuatan spiritual untuk menyembuhkan penyakit, membersihkan aura negatif, dan membawa ketenangan jiwa.
Arsitektur dan Struktur Kompleks Pura Tirta Empul Bali
Kompleks Tirta Empul dibagi menjadi tiga bagian utama:
a. Jaba Pura (Halaman Luar)
Tempat awal masuk pura. Di sini pengunjung bisa menyewa kain sarung (kamben) dan selendang, yang wajib dipakai selama berada di area pura sebagai bentuk penghormatan.
b. Jaba Tengah (Halaman Tengah)
Inilah area utama pemandian suci, tempat kolam dengan pancuran air suci berada. Terdiri dari dua kolam besar dengan 30 pancuran berbaris yang mengalirkan air suci langsung dari mata air alami di dalam pura.
c. Jeroan (Halaman Dalam)
Merupakan bagian terdalam dari pura, khusus untuk kegiatan persembahyangan dan meditasi. Hanya mereka yang telah melakukan penyucian atau berkegiatan religius yang biasanya masuk ke area ini.
Aktivitas yang bisa dilakukan di Tirta Empul Temple Bali
Melukat (Ritual Penyucian Diri)
Melukat adalah salah satu alasan utama banyak orang, baik umat Hindu maupun wisatawan, datang ke Tirta Empul. Ritual ini dilakukan dengan cara:
- Berdoa terlebih dahulu di pura utama.
- Masuk ke kolam pemandian dan mengikuti alur pancuran satu per satu.
- Membasuh kepala dan tubuh di bawah tiap pancuran, sambil berdoa atau bermeditasi.
- Berdoa dan Bermeditasi
Area jeroan pura sangat cocok untuk mereka yang ingin melakukan sembahyang atau sekadar duduk tenang dan meresapi energi spiritual di tempat ini.
Menjelajahi Kompleks Pura dan Belajar Budaya Bali
Anda dapat berjalan menyusuri lorong-lorong pura, melihat arsitektur kuno Bali, dan belajar tentang makna simbolik dari setiap struktur pura.
Mengunjungi Istana Tampaksiring
Istana ini berada tepat di atas pura, dan walaupun tidak selalu dibuka untuk umum, Anda bisa melihat kemegahannya dari luar.
Beberapa pancuran dihindari karena dianggap hanya untuk upacara tertentu seperti penguburan, namun biasanya penjaga pura akan memberi arahan.
Air yang digunakan berasal dari mata air alami yang memancar di dalam pura, dan dipercaya memiliki kekuatan penyembuhan fisik dan spiritual.
Tiket Masuk dan Jam Operasional
Harga Tiket Masuk (per 2024/2025):
- Wisatawan Domestik: Rp 30.000/orang
- Wisatawan Mancanegara: Rp 50.000/orang
- Sewa sarung dan selendang: Termasuk dalam harga tiket atau tersedia secara gratis (donasi sukarela)
- Parkir: Rp 2.000 (motor) – Rp 5.000 (mobil)
Jam Buka:
- Setiap hari, pukul 08.00 – 18.00 WITA
- Waktu terbaik berkunjung: pagi hari (08.00 – 10.00) saat udara masih sejuk dan belum terlalu ramai.
Tips Berkunjung ke Tirta Empul
- Pakai pakaian sopan dan rapi, serta kenakan sarung yang disediakan.
- Jangan masuk ke kolam jika sedang menstruasi atau dalam keadaan tidak suci menurut kepercayaan setempat.
- Ikuti alur pancuran saat melukat—jangan lompat atau mendahului orang lain.
- Bawa pakaian ganti jika berniat melukat karena tubuh akan basah total.
- Hormati kesucian tempat dengan tidak membuat kegaduhan atau selfie berlebihan.
- Jangan menyentuh atau mengganggu persembahan yang diletakkan umat.
Etika dan Tips Berkunjung di Tirta Empul Temple Bali
- Gunakan sarung dan selendang selama berada di area pura.
- Jangan masuk ke kolam jika sedang menstruasi atau dalam keadaan tidak suci menurut adat Bali.
- Ikuti alur pancuran dengan tertib saat melukat.
- Jangan berisik atau membuat keributan, karena pura ini tempat suci.
- Simpan barang berharga di loker yang tersedia.
Daya Tarik Tambahan di Sekitar Tirta Empul
- Istana Tampaksiring: Istana Kepresidenan yang berada di sebelah pura, bisa dilihat dari kejauhan.
- Gunung Kawi Temple: Kompleks pura kuno dengan relief raksasa di tebing batu, hanya 10 menit berkendara.
- Tegalalang Rice Terrace: 15–20 menit dari Tirta Empul, terkenal dengan sawah bertingkat yang indah.
- Agrowisata Kopi Luwak: Banyak tersedia di sekitar area Tampaksiring.
Penutup: Mengapa Tirta Empul Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda
Tirta Empul Temple bukan sekadar objek wisata, tapi jendela untuk memahami jiwa dan budaya Bali yang sesungguhnya. Di sini, Anda akan menyaksikan langsung harmoni antara alam, kepercayaan, dan tradisi yang telah hidup selama lebih dari 1.000 tahun.
Apakah Anda seorang pencari spiritual, pecinta sejarah, atau hanya ingin merasakan kedamaian, Tirta Empul memberikan pengalaman yang mendalam dan menyentuh hati.



















