Tangkub Waterfall: Surga Tersembunyi Tenang di Ubud

Tangkub Waterfall

Tangkub Waterfall. Ubud memang selalu punya kejutan bagi para pencinta alam. Jika selama ini nama-nama air terjun populer seperti Tegenungan atau Tibumana sudah sering terdengar, maka Tangkub Waterfall adalah harta karun tersembunyi yang jarang dikunjungi wisatawan. Air terjun ini menawarkan suasana alami, jauh dari keramaian, dengan aliran air yang jatuh di tengah rimbunnya pepohonan. Suara gemericik air yang berpadu dengan kicau burung hutan menciptakan harmoni sempurna—sebuah tempat pelarian dari hiruk pikuk kehidupan.

Lokasi

Tangkub Waterfall terletak di kawasan sekitar Ubud, Gianyar, Bali. Lokasinya memang agak tersembunyi karena berada di balik persawahan dan jalur pedesaan. Justru itulah yang membuat perjalanan ke sini terasa seperti sebuah petualangan pribadi. Saat berjalan menuju air terjun, pengunjung akan disuguhi pemandangan sawah hijau yang menyejukkan mata.

Lokasi : Google Maps

Daya Tarik

  • Keaslian Alam – Tangkub masih sangat alami, belum banyak tersentuh komersialisasi. Airnya jernih dan segar, cocok untuk mandi atau sekadar merendam kaki.
  • Suasana Sunyi – Tak seperti air terjun populer lain yang penuh wisatawan, di sini Anda bisa menikmati ketenangan seolah air terjun ini hanya milik sendiri.
  • Pemandangan Sawah dan Desa – Jalur menuju air terjun akan mengajak Anda melewati bentangan sawah terasering serta rumah-rumah tradisional Bali, menambah kesan autentik.
  • Spot Foto Alami – Tebing hijau, pepohonan rimbun, dan aliran air jernih menjadikannya lokasi ideal untuk hunting foto bernuansa alam.

Jam Buka

Air terjun ini bisa dikunjungi setiap hari, 24 jam. Namun, waktu terbaik adalah pagi hingga sore hari (08.00–16.00 WITA) agar perjalanan lebih aman dan pencahayaan alami lebih indah untuk berfoto.

Baca Juga : Bukit Cinta Ubud: Spot Sunrise Tersembunyi yang Damai

Tiket Masuk

Tiket masuk Tangkub Waterfall masih sangat terjangkau, sekitar Rp10.000 – Rp15.000 per orang. Biaya ini biasanya digunakan untuk perawatan jalur dan area sekitar oleh warga lokal.

Cara Menuju

  • Dari Pusat Ubud: perjalanan memakan waktu sekitar 20–30 menit dengan motor atau mobil.
  • Anda bisa menggunakan Google Maps dengan kata kunci Tangkub Waterfall.

Setelah sampai di area parkir, Anda perlu berjalan kaki melewati sawah dan jalan setapak sekitar 10–15 menit. Perjalanan ini justru menjadi pengalaman menyenangkan karena penuh pemandangan indah.

Wisata Terdekat

  • Tibumana Waterfall – Air terjun populer yang hanya berjarak sekitar 20 menit.
  • Goa Rang Reng – Air terjun unik dengan beberapa tingkat dan aura spiritual.
  • Pura Gunung Kawi Sebatu – Pura cantik dengan kolam air jernih yang cocok untuk wisata budaya.
  • Tegallalang Rice Terrace – Ikon sawah terasering yang wajib dikunjungi saat berada di Ubud.

Baca Juga : Desa Petulu Ubud: Surga Burung Bangau di Pelukan Alam Bali

Aktivitas Terdekat

  • Trekking Sawah – Nikmati berjalan kaki di jalur persawahan sekitar air terjun.
  • Berenang atau Berendam – Segarkan tubuh di air jernih dan sejuk Tangkub.
  • Yoga & Meditasi – Suasana tenang menjadikannya tempat yang ideal untuk latihan pernapasan atau meditasi.
  • Kuliner Lokal – Setelah puas bermain air, mampirlah ke warung-warung kecil di sekitar desa untuk mencicipi hidangan khas Bali.

Kesimpulan

Tangkub Waterfall adalah permata tersembunyi di Ubud yang menghadirkan ketenangan, keindahan alam, sekaligus pengalaman autentik. Jauh dari hiruk pikuk wisatawan, air terjun ini cocok bagi Anda yang ingin benar-benar menyatu dengan alam. Dengan tiket murah, akses petualangan melewati sawah, serta suasana damai, Tangkub menjadi destinasi yang wajib masuk daftar perjalanan jika Anda mencari “sisi lain” Ubud yang lebih alami dan intim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *