Desa Petulu Ubud: Surga Burung Bangau di Pelukan Alam Bali

Desa Petulu Ubud

Desa Petulu Ubud bukan sekadar desa biasa di Ubud—ia adalah potongan kecil surga yang dilingkupi sawah hijau, suasana hening, dan langit yang setiap senja dihiasi oleh ribuan burung bangau putih yang kembali pulang. Terletak di jantung Gianyar, desa ini bukan hanya menawarkan keindahan alam, tapi juga pengalaman spiritual dan budaya yang menyentuh kalbu.

Bagi para pecinta alam, fotografer, maupun pelancong yang haus akan ketenangan, Desa Petulu memberikan kombinasi harmonis antara keindahan visual dan suasana damai yang sulit ditemukan di tempat lain.

Lokasi Desa Petulu Ubud

Desa Petulu Ubud terletak sekitar 4 km di utara pusat Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Desa ini bisa dijangkau dengan mudah menggunakan kendaraan roda dua maupun empat, dan menyuguhkan suasana pedesaan yang masih sangat alami.

Lokasi : Google Maps

Daya Tarik Utama

  1. Koloni Burung Bangau Putih (Kokokan)

Fenomena paling menakjubkan di Petulu adalah kedatangan ribuan burung bangau putih (kokokan) setiap sore. Sejak tahun 1965, burung-burung ini datang secara alami dan menetap di desa, menciptakan harmoni unik antara alam dan kehidupan manusia.

  1. Pemandangan Sawah dan Desa yang Damai

Hamparan sawah hijau yang luas berpadu dengan jalanan kecil berbatu dan rumah-rumah adat Bali menciptakan suasana autentik dan menyegarkan jiwa.

  1. Wisata Spiritualitas dan Tradisi

Warga setempat meyakini bahwa kehadiran burung kokokan membawa berkah dan perlindungan spiritual. Hal ini membuat desa ini semakin magis dan penuh makna budaya.

  1. Spot Fotografi Alam & Satwa

Senja di Petulu adalah waktu emas bagi para fotografer. Saat ribuan burung beterbangan di atas langit jingga, suasana berubah menjadi begitu dramatis dan magis.

Jam Buka

Desa Petulu Ubud bisa dikunjungi kapan saja, tetapi waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara pukul 16.30 – 18.00 WITA, saat burung-burung mulai kembali ke sarangnya.

Tiket Masuk

Tidak ada tiket resmi yang ditetapkan, namun pengunjung biasanya memberikan donasi sukarela atau membayar parkir kecil (sekitar Rp5.000 – Rp10.000) yang dikelola oleh masyarakat desa.

Cara Menuju ke Desa Petulu Ubud

  1. Dari Pusat Ubud:
    Hanya butuh 10-15 menit berkendara ke arah utara. Ikuti jalan ke arah Jalan Raya Andong, kemudian belok menuju arah Petulu.
  2. Dari Bandara Ngurah Rai:
    Perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan mobil atau taksi.
  3. Transportasi Umum:
    Transportasi umum tidak langsung menuju Petulu, jadi disarankan menggunakan motor sewaan, taksi online, atau jasa tur lokal.

Wisata Terdekat:

Aktivitas Terdekat

  • Berjalan kaki menyusuri desa dan sawah
  • Mengikuti kelas meditasi atau yoga di sekitar Ubud
  • Mencicipi kuliner lokal di warung-warung desa
  • Bersepeda santai di jalur pedesaan Ubud

Kesimpulan Desa Petulu Ubud

Desa Petulu adalah permata tersembunyi di balik keramaian Ubud. Keunikan ribuan burung kokokan yang menetap di sana menjadikannya tempat yang tak hanya memanjakan mata, tapi juga menyentuh hati. Jika kamu mencari ketenangan, keindahan alam yang autentik, dan pengalaman budaya yang tak terlupakan—Petulu adalah jawabannya.

Datanglah saat senja, diamlah sejenak, dan biarkan ribuan burung putih yang menari di langit menyihir jiwamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *