Pura Pusering Jagat. Di balik kesejukan alam Ubud dan nuansa mistis Gianyar, terdapat sebuah pura kuno yang menyimpan filosofi dalam dan aura spiritual luar biasa—Pura Pusering Jagat, yang berarti “Pusat Dunia”. Tempat ini bukan hanya sekadar tempat ibadah, melainkan simbol kehidupan, kelahiran, dan keseimbangan semesta dalam budaya Hindu Bali.
Memasuki kawasan pura, aroma dupa dan gemuruh kidung menyatu dengan suara alam, menciptakan suasana yang syahdu dan penuh ketenangan. Arsitekturnya yang megah dan ornamen klasiknya mencerminkan kejayaan masa silam. Di sinilah banyak masyarakat Bali datang untuk mencari penyucian lahir dan batin, terutama dalam upacara besar seperti Piodalan dan Melukat.
Lokasi Pura Pusering Jagat
Pura Pusering Jagat terletak di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Jaraknya hanya sekitar 15 menit berkendara dari pusat Ubud, menjadikannya tempat ideal untuk disinggahi setelah menjelajahi kawasan seni dan alam Ubud.
Lokasi : Google Maps
Daya Tarik
- Simbol Pusat Dunia Spiritual
Nama “Pusering Jagat” berasal dari kata puser (pusat) dan jagat (dunia), menjadikan pura ini sebagai titik pusat spiritual dan keseimbangan energi semesta menurut kepercayaan Hindu Bali. - Lingga Yoni Raksasa
Di dalam pura terdapat lingga yoni besar yang dianggap sebagai simbol kelahiran dan kesuburan. Benda ini menjadi ikon utama tempat suci ini dan menarik minat para spiritualis dan peneliti budaya. - Peninggalan Purba
Konon, pura ini dibangun pada masa Bali kuno sekitar abad ke-10, menjadikannya salah satu situs spiritual tertua di Bali dengan nilai sejarah tinggi. - Ketenangan dan Kesucian
Tidak seperti tempat wisata populer lainnya, Pura Pusering Jagat relatif sepi dari hiruk-pikuk turis, menciptakan suasana hening dan meditatif—ideal untuk merenung dan menyatu dengan alam.
Jam Buka

Pura ini dibuka setiap hari, umumnya dari pukul 08.00–17.00 WITA. Namun, kunjungan sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari, saat cuaca lebih sejuk dan suasana lebih tenang.
Tiket Masuk
- Donasi sukarela (tidak ada tiket resmi)
- Wajib mengenakan sarung dan selendang sebagai tanda hormat (tersedia untuk disewa/dipinjam di area pura)
Cara Menuju
- Dari Ubud: 15 menit berkendara arah timur laut
- Dari Bandara Ngurah Rai: Sekitar 1,5 jam perjalanan
- Bisa diakses dengan kendaraan pribadi, taksi, atau sewa motor
- Rute: Ubud – Jalan Raya Andong – Jalan Raya Pejeng – Pura Pusering Jagat
Wisata Terdekat
- Pura Gunung Kawi – Kompleks pura di tebing batu (±10 menit)
- Pura Tirta Empul – Tempat melukat terkenal (±10 menit)
- Goa Gajah – Situs arkeologi mistis (±20 menit)
- Museum Arkeologi Pejeng – Menyimpan artefak kuno Bali
- Tegalalang Rice Terrace – Sawah berundak ikonik Bali
Aktivitas Terdekat
- Melukat / Penyucian Diri di Pura Tirta Empul
- Trekking Spiritual menyusuri lembah Pejeng
- Wisata Edukasi di museum arkeologi
- Foto Arsitektur Kuno dan ornamen purbakala
- Berdoa dan Meditasi di area pura yang hening
Kesimpulan
Pura Pusering Jagat bukan hanya tempat sembahyang, tapi juga ruang batin yang mengajak setiap pengunjung untuk kembali menyentuh akar kehidupan—melalui keheningan, simbolisme, dan kedekatan dengan energi semesta. Jika kamu mencari sisi Bali yang lebih sakral dan autentik, pura ini adalah gerbang menuju pengalaman spiritual yang tak terlupakan.



















